Selama keluarga suamiku ngungsi di rumah mam-pap karena banjir, aku nanya-nanya resep masakan yang biasa ibu mertuaku bikin sehari-hari & jadi favorit suamiku. Salah satunya, Bandeng Krengsengan Jawa Timur ala ibu mertuaku. Biasanya aku nggak suka bandeng, gara-gara kalo beli bandeng presto suka masih bau aneh & ninggalin rasa nggak enak di lidah. Tapi ngolah bandeng pake cara ibu, jadinya enak banget & sekarang jadi menu favorit keluargaku. Thanks ya bu…


Menu khusus di hari ini…..Salad Buah ala Ekeu (temen kantor-ku) & Pastel Tutup ala Mbak Lia (NCC Surabaya) ato disebut juga Potato Caserrole, ato Potato Pastei (?). 

SALAD BUAH
Aku dapet resep-nya dari Anneke (Ekeu) temen kantorku. Kalo kata orang rumah siy mirip kayak saus salad-nya Pizza Hut. Tergantung buah-nya juga siy oke apa nggak.

Bahan:
  • 1 Buah lychee kalengan 
  • 1 Buah rambutan kalengan
  • 1 Buah kelengkeng kalengan
  • Melon, kupas dan potong kotak-kotak kecil
  • Pepaya, kupas & potong kotak-kotak kecil
Bahan saus:
  • Bawang bombay, cincang 
  • 6 Sdm gula pasir
  • 4 sdm cuka 
  • 1 botol kecil mayonaise 
  • 1/2 Kaleng susu kental manis  
  • 5 Kuning telur rebus (resep aslinya siy 10) 
  • 1 Sdm mentega dicairkan 
  • Keju cheddar 

Cara membuat:
  • Bawang bombay, garam & cuka diaduk rata, diamkan 1 jam 
  • Lelehkan mentega & lumatkan kuning telur dengan mentega yang sudah cair 
  • Tuang mayonaise ke dalam campuran bawang, aduk rata
  • Tuang kuning telur rebus yang sudah lumat ke dalam campuran saus, aduk rata dengan whisker
  • Susun aneka buah di dalam wadah   
  • Tuang saus ke atas susunan buah, beri parutan kejul
  • PASTEL TUTUP II (nggak padat)
    Yang ini tipe-nya nggak padet, nggak bisa diiris. Mirip kayak punya mbak Ine & Dynamic Bakery. Kalo pastel tutup yang nggak padat ini, nggak ditaro di kulkas semalam aja besoknya udah basi. Tipe pastel "basah" bikinnya harus fresh from the oven, subuh dibuat & harus cepat habis dimakan sebelum sore (selain takut asem ato paling parah basi,karena mengandung susu). Resep-nya aku modifikasi, aku tambah porsi keju, susu & bumbu-nya. Yang punya kolesterol ga boleh makan ini banyak-banyak…

Tahun baru aku di rumah aja, ngumpul sama keluarga. Kita bbq-an pake ikan bawal & daging kambing. Mam bela-bela’in ke lelang ikan di Tanjung Priok biar dapet ikan + cumi yang banyak tapi murah. Daging kambing-nya sebenarnya jatah si Umi (asisten) & Siti (baby sitter), mereka dapet jatah qurban dari pak RT, sayang-nya mereka ga doyan daging kambing. Jadilah tuh sate kambing dimakan sama gerombolan si berat (Audy cowok adikku & Dimas), minus satu (minus my hubby). Resep-nya pake resep ala Babe Lili yang pernah beredar di milis NCC.

 

Bokap ultah niy…Karena beliau ga gitu suka yang terlalu coklat & manis, aku bikin aja cake yang ada buah-nya. Dari perpaduan resep-nya mbak Fat (milis NCC) & blog-nya Lenna (dari Fortuna).Di situ seharusnya siy pake filling mangga, tapi karena mangga lagi jarang banget, cari yang gampang aja deh, jeruk mandarin kalengan untuk fillingnya. Beda-nya cuma, bagian atas aku taburi bubuk kayu manis, wangi deh jadinya.Yang paling sering bolak-balik ambil kue-nya siy Callista daripada bokap. Soalnya lembut banget. Aku masih belum berani ngga ngolesin mentega di loyangnya (soalnya menurut tips, seharusnya ga usah diolesi mentega). Takut lengket di loyang. Happy Birthday pap!…

Ini alternatif sarapan atau makan siang untuk Callista, Tapi bunda-nya, ayah & om-nya juga suka…hehehe. Dimodifikasi dari kliping resep2 majalah. Tipe pastel tutup yang padat, bisa diiris. Karena ada juga yang "basah", didalamnya seperti berkuah, kayak di resep-nya mbak Lia (Surabaya),mbak Ine & yang aku suka beli di DYNAMIC bakery. Pastel tutup ini bisa awet 2 hari (tanpa ditaro di kulkas) daripada yang basah. Kalo pastel tutup yang padat ini, sebelum dimakan harus dipanaskan di oven dulu, lebih dari 2 hari rasanya kurang oke. Isinya bergizi banget & mengandung serat. Seharusnya atasnya diolesi kuning telur, tapi waktu percobaan pertama jadi terlalu "bau telur" dan kering kalo dipanaskan lagi di oven. Akhirnya aku ganti pakai parutan keju mozarella biar rasanya lebih gurih & keju-nya yang meleleh tetap bisa bikin warna kuning yang yummy di atas-nya. Resepnya ini dulu ya sementara… 
Bahan:
  • 10 kentang kecil (bisa untuk 10 cup aluminium foil)
  • 1 Bungkus Royco/1 sdm garam
Isi:
  • Kacang kapri secukupnya
  • 2 wortel kecil potong dadu
  • caoisin iris halus
  • 1/4 sdt merica
  • 1/4 sdt bubuk pala
  • 1/2 sdt garam 
  • smoked chicken/beef/sosis, iris dadu 
  • 1/2 bawang bombay iris halus
  • 3 sdm tepung terigu
  • Mentega untuk menumis secukupnya 
  • keju cheddar parut (berapa gram-nya nanti ya..soalnya suka-suka gitu marutnya)
  • Keju mozzarela diparut
Cara membuat:
  • Kupas dan rebus kentang sampai empuk dengan 1 bungkus Royco/1 sdm garam. Lalu tiriskan 
  • Lumatkan kentang sedikit demi sedikit bersama keju cheddar parut secukupnya dengan sendok kayu
  • Tumis bawang dengan mentega, masukkan smoke beef/chicken/sosis sampai agak berubah warna (jangan sampai kering banget).
  • Masukkan bahan isi lainnya, aduk rata. Masukkan terigu & kaldu ayam, garam, merica. tumis sampai agak mengering
  • Tempatkan 1 sdm kentang di dasar aluminium foil   
  • Masukkan bahan isi di atasnya dan beri sisa keju parut
  • Tutup bagian isi dengan 1 sdm kentang lumat, ratakan permukaannya
  • Taburi dengan parutan keju mozzarela
  • Oven 60 menit di 16 derajat (oven listrik). pas 30 menit tuker tempat, cup yang di bawah pindah ke rak atas dan sebaliknya. atau sampai permukaan keju meleleh, kuning kecoklatan 

Bahan:
  • 3  Siung bawang putih, iris halus 
  • 2  Sdm garlic powder
  • 1  Buah jeruk nipis, ambil airnya
  • 2  Sdm kecap manis
  • 1 1/2 Sdm garam
Cara menggoreng untuk ayam yang "bersaus basah":
  • Goreng ayam sebentar, hingga kuning kecoklatan (jangan sampai kering) 
  • Campur-aduk bumbu
  • Panasan mentega hingga meleleh
  • Masukkan campuran bahan saus, aduk hingga mendidih
  • Masukkan larutan maizena, aduk hingga kental
  • Masukkan ayam satu persatu, aduk rata dengan bahan saus hingga bahan saus dirasa meresap
  • Hidangkan
Note: Sisa rebusan ayam bisa dipakai lagi untuk membuat tempe atau tahu bacem. So, jangan dibuang yaa…sayang kaldu-nya.

Resep & rasanya mirip sama resep Klapetaart mbak Ruri (NCC)/Wilton yang pernah aku buat. Mirip juga sama yang di chamoe-chamoe. Bedanya kalo yang di Sedap Sekejap pake taburan kurma (karena berhubungan sama bulan puasa). Dan beda-nya sama yang di chamoe-chamoe adalah toping putih telur-nya ga sebanyak di resep ini (karena dijual-nya juga per-cup). Kalo yang di Dutch Resto malah putih telur di atas-nya agak membumbung tinggi gitu & kering. Kalo kelamaan jadi agak liat. Kalo mau kelapanya lebih lembut, bisa aja sih dilumatin ato diblender sebentar, tapi jangan kelamaan, ntar malah jadi bubur kelapa… 
Bahan: 
  • 1 L susu cair
  • 250 g gula pasir—-aku kurangi jadi 150 g
  • 150 g mentega
  • 100 g almond keping panggang
  • 1/2 sdt kayumanis bubuk
  • 7 btr kuning telur ayam
  • 500 g daging kelapa muda dari 3 btr kelapa
Aduk rata:
  • 50 g tepung terigu serbaguna
  • 250 g tepung custard
  • 50 g tepung maizena
Lapisan putih telur:
  • 3 putih telur ayam
  • 100 g gula pasir berbutir halus
  • 2 sdm tepung terigu serba guna—aku pake segitiga biru bogasari
  • 100 g kurma, buang bijjinya, iris membujur tipis—aku ganti dengan kismis yang sudah direndam air panas
  • 1 sdm esens rhum—aku ganti sama extract vanili
Taburan:
  • 1/4 sdt kayumanis bubuk 
Cara Membuat:
  • Siapkan pinggan tahan panas (aku pakai 1 loyang persegi panjang Pyrex) & olesi permukaannya dengan mentega hingga rata
  • Didihkan 800 ml susu & gula pasir hingga larut.Angkat. Sisihkan.
  • Larutkan campuran tepung dengan 200 ml susu, aduk rata
  • Masukkan larutan ke dalam susu panas sedikit demi sedikit, aduk terus hingga mendidih
  • Masukkan mentega, almond, dan kayu manis bubuk, aduk rata
  • Masukkan kuning telur satu persatu sambil aduk terus hingga tercampur rata
  • Tambahkan daging kelapa muda, aduk rata
  • Tuang ke dalam pinggan tahan panas & panggang dengan suhu 180 C selama 30 menit
Lapisan putih telur:
  • Kocok putih telur ayam sambil masukkan gula sedikit demi sedikit hingga kaku
  • Masukkan tepung terigu, dan essens rhum/vanili, aduk rata
  • Semprotkan campuran putih telur di atas adonan custard
  • Atur kurma/kismis di atas putih telur dan taburi dengan kayu manis bubuk
  • Panggang kembali selama 5 menit dengan api atas sehingga permukaannya kuning kecoklatan (dan telur tidak mentah. kalo mentah kan masih ada bakteri-nya)

Ini kesukaan my hubby lagi….dia suka banget sama bakwan jagung yang jagung-nya musti dilumatin dulu. Kalo ala mama & masakan menado biasanya butiran jagungnya utuh (aku lebih suka yang utuh).

Kadar asin-nya siy selera masing-masing aja yaa…soalnya dari 10 orang yang ada di rumah, selera asin-nya juga beda-beda. 
    
Bahan:
  • 60 g tepung beras
  • 6 sdm tepung terigu
  • 1 bungkus ROYCO atau 1/2 sdt garam
  • 2 daun bawang iris halus
  • 1/2 sdt merica
  • 125 ml air
  • 6 btr bawang merah, iris halus
  • 3 siung bawang putih, cincang halus
  • 450 g jagung manis pipilan (kurang lebih 4 jagung).ditumbuk sedikit atau dihaluskan sebentar 1/2 halus dengan food processor/blender.
  • 1 telur
Cara membuat:
  • Campur jadi satu tepung beras, terigu, ROYCO/garam, & merica. Aduk rata. Tuangi air & aduk kembali hingga rata
  • Masukkan bawang merah, bawang putih…aduk rata (bisa ditambah udang kupas kalo mau)
  • Masukkan jagung pipilan/yang sudah dihaluskan, aduk sampai seluruhnya rata
  • Panaskan minyak
  • Masukkan 1 sendok sayur (ukuran sedang) adonan jagung
  • Tuangkan ke wajan & goreng sampai kuning keemasan
  • Angkat, tiriskan, sajikan hangat-hangat
  • Jumlah hasil: tergantung seberapa besar sendoknya…

Ini favorit Wiwit, my hubby. Kalo ke KFC, pasti nggak lupa pesen perkedel minimal 2 buat dia sendiri. Biar nggak beli melulu, akhirnya utak-atik resep yang ada biar pas kayak perkedel KFC. Tadaa…resepnya nyusul yaa…Matching-nya siy dimakan pake sup ayam jamur hangat, resep-nya mbak Fat untuk zuppa soup (tapi nggak usah pake pastry), yum. Callista juga suka.

Bahan:
  • 12 kentang kecil,goreng dan dilumatkan
  • 2 butir bawang putih, cincang halus
  • 1 sdm daun bawang, iris tipis
  • 1 sdt garam
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt pala bubuk
  • 1 telur 
Cara membuat:
  • Aduk semua bahan perkedel
  • Bentuk bulat pipih (kalau mau perkedel padat, celupkan sedikit ke putih telur..)
  • Goreng perkedel sampai matang
Untuk: 12 buah

Cilok yang ini bukan Cinta Lokasi lho, tapi aCI dicoLOK. Ini makanan kesukaan-ku waktu masih SD. Abang yang jualan cilok selalu mangkal ga jauh dari rumah setiap jam 4-5 sore. Cilok-nya panas-panas, dikasih saus sambel kacang, wuiih enaknya. Udah gitu cilok-nya bulat-bulat besar. Nggak ada gizi-nya siy emang, tapi yang penting enak. Kalo ga ada cilok, tahun 80-an itu nggak lengkap deh rasanya. Waktu lagi hamil, aku belum nemu resep ini, mana ngidam banget. Hari ini kangen banget sama cilok. Begitu aku join milis, aku dapet tips cilok dari Stevanus Billy & resep cilok dari tabloid KOKI kalo nggak salahyang aku modifikasi (karena yang di tabloid kurang pas jumlah hasil & rasanya buat lidahku). Saus sambel kacangnya pake resep-nya mbak Fat yang juga aku modifikasi dikit. Cuma ngebulet-buletin ala abang bakso-nya aja aku nggak gitu jago. Hasilnya, mirip sama cilok yang aku makan waktu kecil. 

Bahan:
  • 400g tepung sagu Tani
  • 25 g tepung kanji (kalo kebanyakan, adonannya nanti terlalu lengket, susah dibulet-buletin)
  • 1 sdt maizena (untuk mengentalkan)
  • 1 sdt garam
  • 2 sdt merica bubuk
  • 1 sdm bawang putih bubuk
  • 400 ml air
Cara membuat cilok:
  • Rebus air hingga matang mendidih)
  • Campur & aduk jadi satu bahan cilok
  • Setelah tercampur rata, taruh adonan di tangan secukupnya
  • 1 sdm bawang putih bubuk
  • Kepalkan tangan, lalu tekan adonan hingga keluar membentuk bulatan di rongga tangan anatar jari telunjuk & jempol (seperti membuat bakso)
  • Sendokkan adonan yang keluar dari rongga tangan, sambil dibulatkan dengan sendok
  • Rebus adonan bulat cilok di air yang mendidih sampai terapung
  • Setelah terapung, taruh di kukusan
Bahan saus kacang:
  • 1/2 Blok (250 g kali yaa…lupa nimbang) kacang tanah, hancurkan dengan air matang panas secukupnya
  • (700 ml air, atau dikira-kira aja kentalnya mau gimana)
  • 1/2 Kg ubi merah kukus, kupas, lumatkan
  • 5 Cabe merah (selera masing-masing kadar pedas-nya), diulek
  • 1/2 Sdt garam
  • 2 Sdt gula
  • Kecap (selera masing-masing kadar manis-nya)
  • 3 Siung bawang putih dicincang halus
  • 5 Kemiri dihaluskan
Cara membuat saus kacang (bisa juga untuk saus siomay) :
Campur & aduk jadi satu semua bahan untuk saus kacang, kecap terakhir aja supaya bisa ditambah lagi sesuai keinginan, manisnya bagaimana.
Note:
Menurut mbak Fat, awal penggunaan ubi merah untuk saus kacang cilok & siomay ini dulunya dimaksud untuk menghemat kacang tanah (dan tetap kental), biar myurah. Tapi kemudian diketahui kalo ubi merah bisa membantu bumbu kacang jadi nggak gitu berasa bikin eneg.